Para tersangka pencurian yang berhasil diamankan anggota kepolisian Polres Malang.(Foto : Ashaq Lupito / MalangTIMES)
Para tersangka pencurian yang berhasil diamankan anggota kepolisian Polres Malang.(Foto : Ashaq Lupito / MalangTIMES)

Jika di rata-rata, dalam setahun ada sekitar 3 ribu kasus kejahatan yang terjadi di wilayah hukum Polres Malang. Dari beragam kasus, tindak pencurian paling mendominasi. Terutama kasus pencurian dengan tindak pemberatan atau curat. 

Kasubag Humas Polres Malang, Ipda Nining Kusumawati mengungkapkan bahwa seluruh kecamatan yang ada di wilayah hukum Polres Malang marak terjadi pencurian. Namun, ada 4 wilayah yang masuk zona rawan pencurian. Yakni Kecamatan Poncokusumo, Turen, Singosari, dan Dampit.

”Selain menghimbau agar masyarakat lebih waspada, anggota kepolisian juga sudah di instruksikan untuk melakukan kring reserse dan patroli di empat wilayah yang masuk zona rawan kejahatan tersebut,” ujar Nining.

”Dari sekitar 3 ribu laporan kejahatan yang kami terima setiap tahunnya, selalu didominasi dengan laporan pencurian. Sedangkan pencurian yang paling marak terjadi adalah kategori curat,” kata Nining.

Berdasarkan agenda operasi Brantas Kejahatan Jalanan yang berlangsung pada bulan Januari 2020, anggota Satreskrim beserta Polsek Jajaran berhasil mengungkap 20 kasus dan meringkus 23 tersangka. ”Dari 20 kasus yang terungkap, didominasi oleh kasus pencurian,” sambung Nining.


 

Maraknya tindak kriminal pencurian, mulai terlihat signifikan sejak tahun 2017 lalu. Saat itu terdapat 351 laporan curat yang diterima Polres Malang. ”Dari jumlah tersebut, 144 kasus diantaranya berhasil diungkap, sedangkan sisanya masih penyelidikan,” terang Nining.


 

Setahun kemudian, tindak kejahatan curat mengalami peningkatan menjadi 421 laporan. Dari jumlah tersebut, 153 diantaranya berhasil diungkap petugas kepolisian. ”Jika dibandingkan tahun 2017, pada tahun 2018 kasus curat meningkat sebabanyak 70 laporan,” ungkap Nining.


 

Memasuki tahun 2019, pihak kepolisian semakin intensif menerjunkan anggotanya untuk melakukan kring reserse di wilayah yang dianggap rawan terjadi pencurian. Hasilnya terbilang cukup efektif, pada tahun 2019 laporan curat yang diterima Polres Malang mengalami penurunan jika dibandingkan dengan tahun 2018.


 

”Pada tahun lalu (2019), laporan kasus curat menurun sebanyak 63 kasus. Dari 421 turun menjadi 358 laporan. Sedangkan kasus yang terungkap meningkat sebanyak 12 kasus menjadi 165,” ujar Nining.


 

Dimana saja daerah yang rawan tindak Curat?,