Wakil Gubernur Jatim, Emil Elistianto Dardak (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)
Wakil Gubernur Jatim, Emil Elistianto Dardak (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)

Meski baru akan dibangun pada 2020 mendatang, proyek gedung Malang Creative Center (MCC) yang dicanangkan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang diapresiasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur.

Wadah bagi insan kreatif tersebut diyakini bakal menjadi barometer industri kreatif. Bahkan, hal itu bukan hanya untuk wilayah Malang, saja melainkan bisa menjadi wadah kreativitas bagi daerah lainnya.

"Pak Wali (Wali Kota Malang Sutiaji, Red) ada inisiatif Malang Creative Center, sebuah pusat kolaborasi yang benar-benar komprehensif. Sehingga benar-benar bisa menjadi barometer pelaku industri kreatif di semua tempat, bukan hanya di Malang," ujar Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elistianto Dardak saat berkunjung ke Kota Malang, (Senin, 2/12).

Apalagi, menurut Emil, Kota Malang dinilai memiliki potensi dalam pengembangan ekonomi digital kreatif. Bahkan disebut telah mampu unggul dibandingkan daerah lainnya.

“Oleh karena itu, kita melihat bahwa Malang punya potensi untuk menjadi trend center dalam hal upaya mengembangkan milenial job center (MJC) yang memang tumpuannya adalah pada ekonomi digital dan kreatif," imbuhnya.

Jika MCC ingin benar-benar diwujudkan, mantan Bupati Trenggalek itu menegaskan pentingnya penyesuaian dengan salah satu dari 4 Pilar Strategi Jatim Go 4.0 yakni Ekosistem Fisik. Yakni membuat sebuah wadah bagi insan kreatif agar terbuka dan bisa menghadirkan talenta-talenta yang memungkinkan usaha-usaha di Jatim bisa meningkatkan daya saing.

"Karena manusia itu nggak bisa pakai angan-angan. Maka ruang kreatif itu harus ada. Nah ini, nggak bisa dikatakan ayo taruh di mana saja bisa kreatif. Ini salah satu wadahnya, bagaimana kita upgrade skill untuk naik level. Nanti bagi tugas antara Pemkot Malang apa, Pemprov Jatim seperti apa," pungkasnya.