Sales dan Marketing Manager The Kalindra, Ferdinando Redha Asmana. (Foto istimewa)
Sales dan Marketing Manager The Kalindra, Ferdinando Redha Asmana. (Foto istimewa)

Lesunya sektor properti seperti yang diungkapkan oleh sejumlah kalangan, bukanlah isapan jempol belaka. Banyak penjualan apartemen yang menunjukkan kinerja negatif. Artinya, meski ada aktivitas jual beli, pencapaiannya jauh di bawah target.

Salah satu faktor penyebab lesunya penjualan properti ini adalah adanya perubahan budaya generasi milenial yang mementingkan kehidupan-kehidupan untuk yang sesaat saja. Mereka cenderung berpikir kebutuhan pokok saat ini adalah sandang, pangan, dan jalan-jalan (travel). Sementara kebutuhan hunian cenderung dikesampingkan.

Namun, lesunya properti ini tidak berlaku di The Kalindra. Berbeda dengan penjualan properti lainnya, penjualan The Kalindra setiap bulannya selalu stabil.

"Alhamdulillah penjualan Kalindra setiap bulan stabil. Investor lebih pintar memilih investasi yang paling menguntungkan," ungkap Sales dan Marketing Manager The Kalindra, Ferdinando Redha Asmana.

Investor pintar begitu mudah menjatuhkan pilihannya ke Kalindra. Alasannya, nilai investasi The Kalindra akan terus naik. Selain itu, lokasinya menguntungkan.

Maka tak heran penjualan The Kalindra begitu pesat. Sebab, apartemen tersebut memang memiliki faktor-faktor yang menjadikannya sebagai investasi yang terjamin.

Dengan lahan seluas 3,5 hektare, The Kalindra berada tepat di pinggir jalan protokol kota yang langsung tersambung dengan exit tol Surabaya-Malang. Lokasi tepatnya di Jalan Ahmad Yani Utara No 10, Malang.

Jarak dari pintu tol menuju apartemen hanya 600 meter. Barangkali hanya membutuhkan waktu normal sekitar dua menit dari pintu tol menuju The Kalindra.

The Kalindra mampu mengakomodasi beberapa fungsi sekaligus. Misalnya hunian, pusat belanja, transportasi publik, pendidikan, dan rekreasi.

The Kalindra juga memiliki akses yang mudah ke berbagai public service. Ke Bandara Abdulrachman Saleh dan Terminal Arjosari, misalnya, jaraknya hanya sekitar 5-10 menit. Sedangkan untuk menuju pusat kota, katakanlah alun-alun, maksimal perjalanan juga hanya sekitar 10 menit.

Selain itu, The Kalindra dekat dengan puluhan kampus terbaik, sekolah internasional Bina Bangsa dan Binus, pusat perbelanjaan, dan pusat kuliner. Sedangkan untuk kebutuhan wisata, cukup 1 menit ke Hawai Waterpark dan 30 menit ke Kota Batu.

Apartemen The Kalindra adalah satu-satunya apartemen di Malang yang terkoneksi dengan hotel terkemuka yakni Hotel Aston.

"Terkoneksi dengan Aston City Hotel menambah cita rasa eksklusif  bagi yang berinvestasi di The Kalindra Apartment Malang," ucap Ferdi.

"Sewa jualnya yang pasti akan tinggi. Karena orang dari luar kota begitu masuk ke Malang, hotel yang akan ditemui itu pasti Aston atau apartemennya adalah Kalindra," sambungnya.

Tidak hanya itu. The Kalindra yang terletak di jalan utama Kota Malang ini juga bebas macet lantaran adanya underpass Karanglo.

"Sudah dapat dipastikan The Kalindra memiliki nilai investasi yang tinggi, nilai jual yang terus naik, dan tingkat sewa yang naik," tukasnya.

Perlu diketahui, The Kalindra adalah satu proyek yang terjamin keamanannya untuk investasi. Sejak awal, pihak developer dari The Kalindra memang sudah berkomitmen untuk mengikuti dan melengkapi semua prosedur yang disyaratkan pemerintah. Hal ini dilakukan agar memperlancar proses pembangunan sehingga berjalan dengan baik.

"Legalitas aman, tidak dalam jaminan bank atau sengketa, baik sertifikat maupun perizinan," tandasnya.

Terlebih lagi, The Kalindra juga sudah bekerja sama dengan perbankan, baik BUMN maupun swasta.

Untuk info lebih lanjut mengenai The Kalindra, Anda bisa menghubungi Marketing Gallery di nomor 0341-400100 atau agency The Kalindra yang tersebar di seluruh kota di Jawa Timur.